Aktivitas Gunung Merapi Terus Meningkat

Aktivitas vulkanik Gunung Merapi di perbatasan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah terus mengalami peningkatan. Meski demikian, statusnya masih pada level waspada. 

Laporan aktivitas Gunung Merapi di Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta menyebutkan, selama satu minggu terhitung mulai 11 hingga 17 Oktober guguran dari puncak Merapi masih terus berlangsung. 

Guguran tersebut mengarah ke Sungai Gendol dan Sungai Krasak. Tercatat pada 11 Oktober pukul 09.27 WIB terjadi guguran yang mengarah ke Sungai Gendol dengan jarak luncur hingga 800 meter dan pada 12 Oktober pukul 11.15 terjadi guguran yang mengarah ke Sungai Krasak dengan jarak luncur hingga 1.500 meter dari puncak. Bahkan, pada 13 Oktober terdengar ada guguran dengan jarak luncur hingga 3.500 meter. 

Namun, Gunung Merapi lebih banyak bersembunyi di balik awan, sehingga pengamatan visual sulit dilakukan. Asap solfatara, juga dilaporkan berwarna putih tebal dengan tekanan lemah dan ketinggian asap mencapai 400 meter dari puncak Merapi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar